Minyak Wangi Yang di Sukai Rasulullah

Minyak wangi yang di sukai rosulullah
Minyak wangi yang di sukai rosulullah

Minyak Wangi Rasulullah  – “Kebersihan sebagian dari iman”. Tentu kalimat tersebut sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, terutama masyarakat muslim.

Ya, kebersihan melambangkan keimanan seseorang. Seseorang yang selalu menjaga kebersihan pasti mempercayai manfaat dari hidup bersih dan percaya akan datangnya masalah jika ia tidak menjaga kebersihan.

Hidup sehat dan bersih sangatlah penting. Islam pun menganjurkan untuk hidup bersih sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah.

Selain beberapa cara hidup bersih yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam, beliau juga menekankan penggunaan minyak wangi rasulullah yakni Minyak Misik dan ‘Anbar sebagai salah satu cara menjaga penampilan.

Menjaga Kebersihan Diri

Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam sebagai suri teladan bagi umat Islam telah mencontohkan bagaimana hidup bersih dengan baik.

Beliau selalu menjaga kesehatan terutama kebersihan. Beliau bersabda dalam sebuah hadis yang mengatakan bahwa Islam adalah agama yang bersih maka berbuat bersihlah karena tidak akan masuk surga kecuali orang yang bersih.

Dari sabda Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam tersebut, beliau telah mencontohkan beberapa kebiasaan beliau dalam menjaga kebersihan badan, antara lain:

  1. Mencabut atau mencukur rambut

Memotong dan merapikan rambut merupakan salah satu kesunahan yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Rambut yang dimaksud ialah bulu yang terletak di ketiak, kemaluan, serta bulu yang tumbuh di bawah hidung yang disebut kumis. Bulu-bulu tersebut sunah untuk dicukur atau dicabut dan memiliki hikmah tersendiri.

Hikmah dicukur atau dicabutnya bulu ketiak adalah hilangnya bau yang berasal dari ketiak. Ketiak yang ditumbuhi bulu lebih berbau tidak sedap dibanding dengan ketiak yang tidak terdapat bulu atau rambut.

Ketiak adalah tempat berkumpulnya bau tak sedap yang disebabkan bercampurnya daki dan keringat yang dapat menyebabkan bau tak sedap menguap keluar dan dapat mengganggu.

Yang dianjurkan adalah mencabut bulu ketiak, karena dengan mencabut pertumbuhan bulu ketiak akan lebih lambat dibandingkan dengan mencukurnya.

Mencukur malah akan membuat bulu ketiak Anda semakin lebat pertumbuhannya dan dapat menyebabkan bau tak sedap yang dikeluarkan dari ketiak akan semakin kuat.

Sedangkan hikmah dicabut atau dicukurnya bulu kemaluan adalah dapat mengendalikan syahwat dan dapat menambah daya vitalitasnya bagi laki-laki.

Sedangkan bagi perempuan dapat melembutkan kemaluannya. Sunahnya adalah dengan mencukurnya bagi laki-laki dan mencabutnya bagi perempuan. Namun pencabutan dilakukan jika perempuan tersebut memang kuat untuk menahan rasa sakitnya.

Dikarenakan pencabutan yang dilakukan sebagian besar menimbulkan rasa sakit, maka cukup dengan mencukurnya pun diperbolehkan dan tetap mendapat kesunahan.

Hal ini berdasarkan kesepakatan para ulama berdasarkan perbedaan empat mazhab. Sunah untuk melakukan pencukuran atau pencabutan bulu adalah di hari Jumat.

  1. Memotong kuku

Memotong kuku juga merupakan kebiasaan yang dilakukan Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam untuk menjaga kebersihan badannya.

Beliau biasa memotong kuku ketika hendak pergi menunaikan Shalat Jumat. Namun bukan berarti memotong kuku harus di hari Jumat saja melainkan jika kuku sudah memanjang dan kiranya mengganggu penampilan maka harus dipotong.

Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam biasa memotong kukunya dimulai dari jari kelingking sebelah kiri. Di antara hikmah memotong kuku adalah dapat membersihkan kuku-kuku dari kotoran yang bersarang di sela-sela kuku.

Terutama kotoran yang berasal dari najis ketika buang air besar maupun buang air kecil dan juga kotoran benda-benda yang telah dipegang.

  1. Menggosok gigi

Gigi merupakan organ penting yang membantu dalam mencerna makanan. Sebagai organ yang termasuk organ dalam sistem pencernaan, gigi perlu dibersihkan agar terhindar dari penyakit yang dapat menyerang gigi, seperti gigi berlubang, karang gigi, bau mulut, dan yang lainnya. Untuk itu gigi perlu dibersihkan dan dirawat agar tetap bersih.

Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam mencontohkan  cara merawat gigi yang baik, yakni dengan menggosoknya menggunakan siwak.

Beliau sering kali bersiwak pada waktu-waktu tertentu untuk menjaga kebersihan gigi. Tentu menyikat gigi dengan menggunakan siwak ini memiliki kesunahan karena dianjurkan juga oleh Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Manfaat Menjaga Kebersihan Diri

Manfaat yang dapat diambil dari menjaga kebersihan diri yakni:

  • Meminimalisasi terjangkitnya badan dari segala penyakit
  • Menjaga kebugaran jasmani
  • Membangkitkan semangat untuk menjalankan aktivitas
  • Lebih tenang dan khusyuk dalam menjalankan ibadah
  • Meringankan beban pikiran
  • Meningkatkan jiwa optimisme
  • Dengan badan yang bersih akan tampil lebih menarik
  • Menambah kecantikan dan ketampanan seseorang
  • Menambah kepercayaan diri

Tampil Menarik dengan Menjaga Penampilan

  1. Menjaga kebersihan dan kerapian pakaian

Pakaian merupakan perhiasan yang dipakai setiap orang. Pakaian yang bersih melambangkan pemakainya yang bersih juga.

Maka dari itu gunakanlah pakaian yang bersih dan suci dari najis. Selain itu yang harus diperhatikan adalah pakaian yang digunakan tidak terbuat dari sutera jika pemakainya adalah laki-laki, karena laki-laki diharamkan memakai pakaian yang terbuat dari sutera.

Kemudian yang harus menjadi perhatian adalah tidak bermewah-mewahan atau bermegah-megahan dengan pakaian yang dikenakan.

Pakaian yang mewah akan menimbulkan sikap riya atau pamer dan dapat menjadikan sedih orang-orang yang kurang mampu. Padahal hal tersebut tidak diperbolehkan.

Pakailah pakaian yang bersih, menutup aurat dan sesuai dengan syariat Islam, seperti tidak menerawang, tidak ketat atau memperlihatkan bentuk tubuh.

Namun jangan juga memakai pakaian lusuh jika memang mempunyai pakaian yang bagus untuk dikenakan. Karena pakaian melambangkan pribadi seseorang.

Di antara hikmah memakai pakaian yang bersih adalah dapat menjaga seseorang dari gangguan penyakit yang biasanya menyerang kulit.

Dengan pakaian yang bersih, tentu akan menjauhkan dari kuman-kuman yang dapat membawa penyakit kulit. Selain itu, pakaian yang bersih dan suci merupakan syarat sah diterimanya shalat seseorang.

  1. Memakai wangi-wangian

Kesunahan dalam menjaga penampilan dan kebersihan ala Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam selanjutnya adalah memakai wangi-wangian atau parfum.

Seperti yang sudah banyak diketahui, minyak kasturi dan minyak ‘anbar adalah dua minyak wangi rasulullah yang tentunya sangat disukai dan sering dipakai oleh Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Beliau selalu menggunakan dua parfum tersebut untuk memberi aroma pada badan beliau ketika hendak beribadah. Sehingga orang-orang dapat menandai hadirnya beliau tanpa melihat wujud beliau secara langsung.

Hikmah memakai parfum atau wewangian adalah dijauhkannya dari bau tidak sedap yang dikeluarkan oleh badan, selain itu juga dapat menambah kepercayaan diri pemakainya.

Untuk mendapatkan tampilan yang menarik tetapi masih dalam kesunahan yang dicontohkan Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam terutama dalam masalah wewangian, Anda dapat mengunjungi JawaraStore.id yang menyediakan parfum kesukaan Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam yakni minyak kasturi.

Minyak wangi rosulullah
Minyak kasturi – Minyak wangi yang di sukai rosulallah

Minyak kasturi yang ditawarkan merupakan minyak kasturi asli tanpa proses sintetis, sehingga Anda akan mendapatkan manfaatnya secara langsung dibandingkan dengan produk sintetis.

Yuk bergabung menjadi agen, reseller dan distributor Jawara Kasturi, hubungi kami, Admin : 0822-8854-2777 atau E-mail: info@jawarastore.id

Dengan memakai minyak wangi rasulullah ini Anda bisa tampil menawan seperti yang dicontohkan Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

× Mau Tanya Produk? Chat aja ya..!